Nymphomaniac Vol 1 & 2 (2013/Denmark)


NymphomaniacNymphomaniac bukan istilah klinis, hanya istilah sebutan populer saja. Kecanduan seks sendiri masih diperdebatkan di kalangan psikolog. Definisi wajar apa? Menurut yang saya baca kalau seks sudah mengganggu fungsi sebagai manusia seutuhnya dan setiap menit hanya seks saja tujuan hidup maka itu tidak wajar.

“Saya manusia yang buruk” ungkap Joe (Charlotte Gainsbourg) ketika dirawat Seligman (Stellan Skarsgard) setelah ditemukan pingsan habis dipukuli di gang. Maka Joe menceritakan kisah petualangan seksnya dari remaja sampai usia 50 tahun.

Tadinya saya pikir film ini akan absurd seperti kebanyakan film arthouse atau susah dipahami karena terlalu banyak simbol. Namun narasinya sederhana dan mudah dipahami. Tentunya adegan seks yang ada sangat eksplisit dan tidak jauh beda dengan bokep, namun ini bokep filosofis.

Disini penonton akan meresapi bahwa seks itu adalah sebuah kekuasaan yang besar dan mereka penganut mazhab Freudian akan angguk-angguk kepala melihat cerita yang memunculkan kisah yang bertendensi: seks adalah yang mengatur perilaku manusia.

Love is just lust with jealousy, ujar Joe. Maka Joe yang gila seks melakukan apa saja agar mendapatkan seks, seperti bercinta dengan banyak pria dalam sehari atau merusak rumah tangga orang dalam sebuah adegan yang memilukan. Namun cinta sejatinya hanya ada pada Jerome (Shia Labeouf). Rupanya Joe merasa hampa dengan seks yang berlebihan sebab jauh di lubuk hatinya dia hanya suka pada Jerome.

Namun apa daya, walau sudah menikah dengan Jerome nafsu seks Joe tak bisa dibendung, dia semakin menggila dalam soal seks, sampai berusaha threesome dan BDSM demi sebuah orgasme. Di sini penonton akan melihat bahwa orang lain pun ada yang gila soal seks seperti Joe dan siap melayani hasrat Joe yang tidak pernah habis.

Film ketiga dari trilogi Depression milik Lars von Trier ini (setelah Antichrist dan Melancholia) menyajikan kisah berlapis-lapis.

Di satu sisi kita akan mual melihat nafsu seks Joe, namun di satu sisi kaum pria akan tersentil melihat bahwa kenapa kalau wanita binal soal seks masyarakat memandang sebelah mata? Tetapi kalau kaum pria jika binal cenderung tidak dihina dina? Disini von Trier berhasil menyindir pedas kemunafikan masyarakat.

Tidak hanya itu, cinta, sejarah, agama dan norma sosial juga disindir dengan pedas oleh sutradara asal Denmark ini. Saya jadi ingat kutipan dari film 12 Monkeys: There is no right or wrong, there is only popular opinion.

Soal akting tidak perlu ditanya, semua bermain bagus. Bahkan kredit tambahan saya berikan pada musik di film ini, sebab saya tidak menyangka ada lagu Fuhre Mich dari Rammstein disini.

Beberapa adegan menyayat hati bisa ditampilkan natural tanpa visualisasi seks sama sekali atau kekerasan. Jadi bagi yang menganggap film ini akan sama “binal” seperti 9 Songs atau Shortbus, siap-siap kecewa, walau adegan seks-nya eksplisit namun sesuai dengan cerita. Apakah ini bagus? Itu relatif sebab menurut saya tidak semua orang akan kuat menyaksikan beberapa segmen yang benar-benar “sakit”.

Selama empat jam kisah berjalan mulus dan memikat, membuat saya sebagai pria akhirnya bisa mengintip: oh dibalik ke bitchy-an Joe yang keji soal perasaan, ada suatu kesepian dan hasrat terpendam yang tak bisa dipenuhi.

Entah apa yang ada dalam pikiran von Trier ketika membuat film ini, kok dia bisa membuat sebuah film yang mendekati menjijikan namun pedas dalam mengkritik masyarakat. Batas jenius dan gila hilang disini. Terlepas dari adegan seks eksplisit, menurut saya ini film bagus yang benar-benar membuka cakrawala pemikiran. Ini adalah film yang lebih provokatif dari bokep manapun.

Dalam suatu adegan Joe sedang dalam sesi terapi karena kecanduan seks, lalu ia memberontak: Ngapain saya ikut terapi? Supaya masyarakat borjuis bisa menyisihkan orang pecandu seks seperti saya?

6 thoughts on “Nymphomaniac Vol 1 & 2 (2013/Denmark)

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s