Fast & Furious 6 (2013/US)


Hantam mereka, Jah!

Hantam mereka, Jah!

Kalau anda sudah menonton Fast & Furious 6, bukan berarti mobil anda bisa dipakai untuk jadi landasan lompat jauh, intinya, kalau anda mau menonton seri Fast & Furious, lupakan dulu daya nalar anda yang penuh dengan logika, karena seperti Agnes Monica bilang, “film ini, kadang-kadang tak ada logika”, tapi tetap seru kok. Ya, setelah Fast Five, tensi di film yang pertama kali rilis tahun 2001 ini (sudah lama juga yah) makin dinaikkan menjadi sebuah tontonan yang tak hanya mengandalkan supercar dan wanita hot saja (masih penting juga sih dua elemen tersebut). Dan seri Fast & Furious tidak akan berhenti sampai disini saja, karena bagi para jemaah Jason Statham, ibadah Jason Statham anda akan terus berlanjut di seri ketujuh Fast & Furious, karena apa? Karena ending film ini akan mengenalkan anda pada sosok tangguh yang botak itu.

Setelah Fast Five, kehidupan Toretto (Vin Diesel) dan para krunya sedang dalam masa damai, mereka memutuskan pensiun dari dunia kriminal yang telah membesarkan mereka. Brian (Paul Walker) hidup damai dengan istrinya, Mia (Jordana Brewster). Roman (Tyrese Gibson) masih senang hura-hura. Tej (Ludacris) seperti biasa masih senang utak atik semua komponen yang ditemuinya. Dan Han (Sung Kang) sedang dalam masa penjajakan bersama Gisele (Gal Gadot) yang cantiknya luar biasa konyol. Tapi bayangan dari masa lalu yang berukuran besar, Hobbs (Dwayne Johnson), datang menghampiri kehidupan Toretto dkk. Hobbs meminta bantuan Toretto dkk untuk menangkap gerombolan perampok yang suka kebut-kebutan, berita menarik lainnya adalah, gerombolan perampok yang dikomandani oleh Shaw (Luke Evans) tersebut salah satu anggotanya adalah Letty (Michelle Rodriguez), alias kekasih Toretto di jaman mereka masih belum se-fast dan se-furious sekarang. Kontrak pun dibuat, Toretto akan membantu Hobbs menangkap Shaw asalkan ia bisa mendapatkan Letty dan kebebasan bagi para krunya kembali, so ride or die?

Sebagai warga Indonesia yang suka menonton film dan budiman tentunya tidak akan melewatkan franchise film heist yang dipadupadankan dengan aksi supercar yang ciamik ini, apalagi di seri keenam ini, ada penampilan segar dari our very own Indonesian actor, Joe Taslim yang berperan menjadi seorang henchmen-nya Shaw, bernama Jah. Dan diluar ekspektasi saya ketika beranggapan bahwa Joe Taslim akan mendapat peran (paling) minor di film yang ditukangi oleh sutradara Justin Lin ini, ternyata Joe “Jah” Taslim memberikan penampilan ciamik yang memorable dan bisa dianggap sebagai salam perkenalan paling keren dari seorang aktor Indonesia di ranah industri perfilman Hollywood.

Aksi martial arts di seri keenam ini menjadi nilai tambah bagi saya pribadi, selain Joe Taslim yang mempertunjukan kebolehannya menghajar Sung Kang dan Tyrese dengan mudahnya. Masih ada Gina Carano—jebolan MMA yang dahsyat itu—yang mempertunjukan kebolehannya menghajar para begundal di film ini. Ya, aksi baku hantam brutal ala Dwayne Johnson dan Vin Diesel diimbangi dengan aksi cantik beladiri Joe Taslim dan Gina Carano serta guyonan tolol Tyrese dan keseksian Gal Gadot, Jordana Brewster, Elsa Pataky, Clara Paget dan Michelle Rodriguez membuat saya berpikir, “pria dewasa muda mana yang tidak akan suka menonton film ini?” Terlepas dari segala keabsurdan aksi mobil muscle menghajar pembatas jalan sampai melempar Toretto tepat sasaran untuk menangkap letty yang terjun bebas dan landasan pesawat terbang yang seperti jalan tol—tidak ada habis-habisnya, film ini tetap menghibur gila dan memang tipikal film blockbuster yang akan membuat anda berpikir dua kali sebelum masuk bioskop, watch or die?

Dan jangan lupakan penampakan sosok tangguh dan botak yang sudah saya mention sedikit di awal, Fast & Furious akan terus melaju sebagai franchise gila yang selalu mempertontonkan aksi-aksi jalanan diluar nalar yang dikombinasikan dengan aksi heist yang tidak kalah asyik. Dan kalau bisa dibilang, para villain di seri keenam ini cukup memberikan keseimbangan. Luke Evans bisa menjadi sosok villain yang cerdas tapi tidak kenal ampun dan cukup membuat Vin Diesel yang berotot itu agak jiper. Apalagi ditemani anak buah sekeren dan sekuat Joe Taslim, well, best grup villain ever di seri Fast & Furious, soalnya mau gimana lagi, aksi Joe Taslim disini memang asyik, walau porsinya tidak banyak, tapi sekalinya keluar, aktor yang dihajar habis-habisan oleh Mad Dog di The Raid ini langsung menghentak dengan suguhan beladirinya yang ciamik, bahkan bahasa Inggris-nya pun enak di dengar tanpa harus menghilangkan aksen Indonesianya yang kental.

Mungkin anda bingung kenapa saya malah membahas Joe Taslim daripada filmnya sendiri, tapi ya mau bagaimana lagi, the rest of the crew did a good job like the last one, jadi tidak perlu dibahas lebih lanjut, apalagi kalau anda pecinta Smackdown, siap-siap saja menyaksikan gerakan ‘signature’ Dwayne Johnson saat ia masih sering dipanggil The Rock. Overall, masih seperti seri sebelumnya, Fast & Furious 6 ini tetap wajib menjadi tontonan di akhir pekan, selain faktor supercar yang aksinya agak konyol, wanita-wanitanya yang selalu memanjakan mata, masih ada faktor Joe Taslim yang kalau anda sebagai orang Indonesia mau mengapresiasi kerja kerasnya, inilah saatnya! Tonton filmnya dan buktikan sendiri. Enjoy!

Rating: 3.5/5

3 thoughts on “Fast & Furious 6 (2013/US)

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s